Senin, H / 02 Februari 2026

Airportpreneurship: Membangun Visi dan Inner Strength Kepala Bandara Demi Pertumbuhan Ekonomi Berkelanjutan - Kementerian Perhubungan

Sabtu 15 Nov 2025 11:10 WIB

Editor :EDQP

Tangkapan Layar

Foto: dok. ESQ

ESQNews.id, JAKARTA - Direktorat Jenderal Perhubungan Udara, Kementerian Perhubungan, menegaskan komitmennya untuk mentransformasi bandara di Indonesia menjadi pusat pertumbuhan ekonomi (economic hub) di darat. 


Komitmen ini diwujudkan melalui program intensif "Empowering Airportpreneurship: Collaborative and Creative Thinking for Sustainable Growth" yang berlangsung pada 10-13 November 2025 di Jakarta.




Pelatihan yang turut diselenggarakan oleh tim ACT Consulting International-ESQ ini tidak hanya fokus pada kecerdasan teknis, tetapi secara mendalam menggali sisi spiritual, emosional, dan kepemimpinan ASN di lingkungan perhubungan udara, khususnya para Kepala Bandara.


Untuk itu, para peserta pelatihan dipandu langsung oleh trainer berlisensi dari Dr. (H.C) Ary Ginanjar Agustian yakni Coach Arief G. Rahman dan Coach Dudi.


Bandara Sebagai Pusat Pertumbuhan Ekonomi




Dr. Achmad Setiyo Prabowo, ST., MT., Sekretaris Dirjen Perhubungan Udara, menyampaikan bahwa kunci utama dari visi ini adalah membangun ekonomi secara berkelanjutan.


"Ekonomi secara berkelanjutan menjadi bandara sebagai pusat pertumbuhan ekonomi di darat," ujar Dr. Achmad, menandaskan bahwa bandara harus dilihat sebagai entitas yang melampaui fungsi transportasi semata.




Sementara itu, Ir. Lukman F. Laisa, Dirjen Perhubungan Udara, menekankan pentingnya meninggalkan warisan (legacy) yang baik, yang membuat banyak orang merindukan kehadiran para pemimpin ini.


"Ada sesuatu yang harus kita lakukan di dunia ini untuk kebaikan kita. Dan membuat orang yang kita akan memberikan suatu legasi yang membuat orang-orang itu merindukan bapak untuk pergi," tutur Ir. Lukman, menggarisbawahi pentingnya orientasi pada kontribusi luhur.


Dalam sesi pelatihan yang menggugah, fokus utama ditekankan pada perubahan gaya kepemimpinan dari commending (perintah) menjadi energizing (menggerakkan visi).




Coach Arief menjelaskan pentingnya meng-energize tim kepada visi dan isi organisasi. Sementara Coach Dudi secara khusus memberikan apresiasi yang mendalam.


"Terima kasih, Kepada kepala bandara, karena dedikasi Anda mengharumkan bangsa. Saya rasa karir kita ada di sini, karena hari ini maka pola leader commending tidak cocok untuk diterapkan," ucap Coach Dudi, mengajak peserta untuk bersyukur.


Ia kemudian mengajak peserta untuk merenung dan kembali pada sumber kekuatan sejati: "Kita bersyukurlah atas hal-hal yang masih diberikan kesempatan oleh Allah untuk kita jalani... Siapa yang berkuasa atas alam raya yang luas ini? Katakan! SIAPA!"


Refleksi mendalam ini diperkuat dengan testimoni dari peserta bahwa: "Kita nakodanya, Tuhan menitipkan itu kepada kita dan itulah amanah yang kita terima dari Allah. Kembali kepada pencipta." 


Kesadaran ini menjadi fondasi bagi inner strength yang diperlukan dalam menghadapi tantangan.


Mendapatkan Pencerahan dan Wawasan Baru


Pelatihan yang diselenggarakan oleh ACT Consulting ini memberikan dampak transformatif bagi para Kepala Bandara.


Puguh Lukito (Kepala Kantor UPBU Kelas III Gewayantana - Larantuka) menyampaikan, "Banyak materi, banyak kesan, banyak pencerahan yang saya dapatkan dalam hal bagaimana menjadi seorang leader yang baik, bagaimana kita membuat atau mendesain ide kreatif untuk meningkatkan organisasi kita, dan juga banyak pencerahan tadi terkait dengan bagaimana kita menghadapi tantangan lingkungan kerja."


Senada dengan itu, Ceppy Triono (Kepala Bandara Komodo Labuan Bajo) menyatakan, "Pelatihan ini memberikan kesan yang mendalam kepada saya, karena itu membuka nuansa baru bagi saya untuk dapat meningkatkan peran dan performa saya sebagai pimpinan dan dapat menerapkannya nanti pada saat saya kembali ke Bandara Komodo Labuan Bajo."


Para peserta berharap pelatihan yang memadukan kompetensi teknis, kreativitas, dan nilai spiritual ini dapat continue dan ditularkan kepada seluruh insan perhubungan.


Sebagai penutup, perwakilan dari Kementerian Perhubungan menyampaikan, "Kami dari Kementerian Perhubungan mengucapkan banyak terima kasih dan salam kami adalah salam Maju Melesat. Kementerian Perhubungan dalam hal ini subsektor perhubungan udara maju dan terus melesat."


Dapatkan Update Berita

BERITA LAINNYA