ESQNews.id, JAKARTA - Untuk memperkuat budaya perusahaan melalui pengembangan kesadaran diri (self-awareness) dan perilaku yang sejalan dengan nilai-nilai perusahaan, Sequis Life bekerja sama dengan ACT Consulting International (ESQ) dalam proses transformasi budaya.
ACT Consulting menawarkan program Change Management Workshop “Change STARTS with ME” dengan harapan para peserta mampu menemukan nilai-nilai universal yang sudah tertanam dalam diri mereka, serta bagaimana menyelaraskan nilai-nilai tersebut dengan visi dan misi Sequis Life. Sedikit info, kegiatan ini sudah dilakukan sebanyak 3 batch.
Pada akhirnya, insan Sequis Life diharapkan menjadi role model dan agen perubahan yang dapat mempengaruhi lingkungan sekitarnya demi kinerja yang lebih baik, dengan keyakinan bahwa perubahan besar dimulai dari diri sendiri.
Bertempat di Sequis Center 5 floor, perhelatan dilaksanakan pada Hari Kamis, 17 Oktober 2024 – Jumat, 18 Oktober 2024, pukul 08.30—17.00 WIB. Dihadiri oleh 27 peserta dari berbagai divisi di Sequis Life.
Ted Margono selaku President Director & CEO Sequis Life memberikan sambutan hangat dan menginspirasi bagi para peserta. Workshop tersebut berlangsung dengan sangat dinamis, menciptakan suasana yang interaktif dan produktif. Karena dipandu langsung trainer berlisensi dari Dr. (H.C) Ary Ginanjar Agustian yakni Coach Trie Setiatmoko (Tiko).
<more>
Menurut Ted Margono, transformasi atau perubahan adalah bagian tak terpisahkan dari kehidupan, dan waktu merupakan elemen yang tak bisa dikontrol atau diulang.
"Dalam menghadapi perubahan, sangat penting untuk memaksimalkan penggunaan waktu dan introspeksi diri. Di dalam organisasi seperti Sequis, meskipun banyak individu berkualitas, tantangan utamanya adalah kurangnya kolaborasi dalam tim.
Banyak yang bekerja sendiri tanpa memperhatikan kebutuhan rekan kerja atau nasabah, sehingga memperlambat kinerja. Untuk memperbaiki ini, diperlukan budaya kerja yang lebih cepat dan efisien, dengan fokus pada kinerja tim dan organisasi, serta rutinitas yang dibangun secara baik.
Mengukur kinerja dan pencapaian menjadi langkah penting untuk memantau dan meningkatkan hasil yang diinginkan."
Lebih lanjut, "Perubahan tidak akan terjadi hanya dengan rutinitas lama. Setiap individu harus memiliki keinginan untuk tumbuh dan berkembang, karena perubahan dimulai dari diri sendiri.
Program yang dirancang di Sequis bertujuan untuk mendorong para karyawan agar berpikir tentang bagaimana memperbaiki organisasi dan diri mereka sendiri.
Dengan kolaborasi yang lebih baik, keterbukaan, dan keberanian untuk menyuarakan ide, perubahan bisa terjadi secara kolektif. Meskipun perubahan seringkali menyakitkan, itu adalah satu-satunya jalan menuju pertumbuhan, baik untuk individu maupun organisasi."
Kemudian sesi diteruskan oleh Coach Tiko hingga penghujung acara. Coach Tiko menekankan pentingnya budaya perusahaan sebagai fondasi untuk keberlangsungan Sequis Life.
Budaya tersebut dibangun oleh individu yang menunjukkan perilaku selaras dengan nilai-nilai perusahaan, sambil meningkatkan kesadaran diri dan cara pandang holistik terhadap kehidupan dan pekerjaan.
"Pemahaman yang sama terhadap visi dan misi Sequis Life diharapkan dapat melahirkan kesatuan tekad dan langkah untuk mewujudkannya dalam aksi nyata," katanya.
Selanjutnya, Coach Tiko mengajarkan para pesertanya cara memimpin tim dan menyampaikan perubahan secara efektif kepada berbagai pemangku kepentingan.
Serta cara mengimplementasikan perubahan yang sukses dengan memberikan alat dan strategi untuk merencanakan, melaksanakan, dan mengevaluasi perubahan dengan hasil yang optimal.
Testimoni Peserta
Peserta menunjukkan antusiasme yang tinggi selama sesi berlangsung. Setiap materi yang disampaikan oleh trainer diterima dengan baik, di mana peserta tidak hanya mendengarkan secara aktif, tetapi juga terlibat langsung dalam diskusi dan kegiatan yang ada.

M. Zainul Hudha (Agency Requirement & Development) katakan, "Kelas hari ini sangat ramai, komunikatif, asik, dan tentunya mendorong kita untuk menjadi agen perubahan di Sequis Life. Harapannya adalah jadilah role model karena apa? Karena tidak ada pertumbuhan di zona nyaman, maka kita harus menjadi role model untuk perubahan Sequis yang lebih baik lagi."

Ribka Imanuel (Dept. Corporate Strategy) menyampaikan, "Kesannya selama mengikuti training 2 hari ini adalah training-nya fun bisa mendapatkan pengalaman yang menarik dengan teman-teman baru.
Terus juga bisa mendapatkan banyak pelajaran, bagaimana kita harus merubah mindset kita dari fixed mindset menjadi growth mindset dan meng-embrace itu sendiri. Karena tanpa adanya keinginan dan mau berusaha untuk berubah, maka tidak akan ada pertumbuhan dalam hidup kita tanpa adanya pertumbuhan, maka sama saja kita tidak hidup."





