Minggu, H / 01 Maret 2026

Wawancara Khusus Bupati Eman, Gaya Kepemimpinan Humanis & Proaktif Jadi Bagian dari Strategi Membangun Majalengka

Minggu 28 Dec 2025 06:26 WIB

Editor :EDQP

Tangkapan Layar

Foto: Infomjlk

ESQNews.id, MAJALENGKA - Bupati Majalengka, Eman Suherman, dalam sebuah wawancara khusus bersama Tribun Jabar, mengusung filosofi unik dalam memimpin: menjadikan rakyat sebagai sahabat. 


Baginya, visi Majalengka Langkung Sae tidak akan terwujud tanpa kedekatan emosional antara pemimpin dan warga. 


Dengan meruntuhkan sekat birokrasi, Eman menciptakan ruang komunikasi yang cair, di mana aspirasi dan keluhan masyarakat bisa tersampaikan langsung tanpa rasa sungkan.


Komitmen ini bukan sekadar retorika. Eman secara rutin “menjemput” aspirasi melalui kegiatan salat subuh berjamaah dan dialog terbuka setiap malam. 


Ia percaya bahwa kebijakan yang paling efektif adalah kebijakan yang lahir dari denyut nadi kebutuhan warga di lapangan. 


Dengan prinsip gotong royong khas masyarakat Sunda, ia ingin warga merasa memiliki setiap jengkal pembangunan di daerahnya.


Namun, kedekatan dengan rakyat saja tidak cukup. Di tengah keterbatasan anggaran daerah, Eman menunjukkan ketangkasannya dengan menerapkan strategi “jemput bola” ke tingkat pusat dan provinsi. 


Alih-alih hanya menunggu alokasi dana, ia aktif membangun lobi intensif dengan berbagai kementerian untuk mengamankan bantuan anggaran, seperti Dana Alokasi Khusus (DAK) dan Inpres Jalan Daerah.


Perpaduan antara kepemimpinan yang merakyat dan gaya kerja yang proaktif ini menjadi kunci bagi Eman Suherman dalam mengakselerasi pembangunan infrastruktur strategis di Majalengka, membuktikan bahwa keterbatasan fiskal bukanlah penghalang selama ada inovasi dan kolaborasi. [infomjlk]


Dapatkan Update Berita

BERITA LAINNYA