Minggu, H / 01 Maret 2026

Amankan Program Strategis Nasional, Pemkab Majalengka Siapkan Lahan 7 Hektare untuk Sekolah Rakyat!

Senin 26 Jan 2026 13:58 WIB

Editor :EDQP

Tangkapan Layar

Foto: Infomjlk

ESQNews.id, MAJALENGKA — Pemerintah Kabupaten Majalengka tancap gas dalam meningkatkan kualitas pendidikan di daerah. 


Lahan strategis seluas tujuh hektare di Blok Nanggerang, Kelurahan Simpeureum, Kecamatan Cigasong, telah resmi ditetapkan sebagai lokasi pembangunan “Sekolah Rakyat” yang dijadwalkan memulai proses groundbreaking pada Februari 2026 mendatang.


Dilansir dari Republika, proyek yang digarap melalui sinergi dengan Kementerian Pekerjaan Umum (PU) ini diproyeksikan mampu menampung 100 siswa pada tahap awal. 


Bupati Majalengka, Eman Suherman, menegaskan bahwa pemilihan lokasi tersebut sudah matang dan selaras dengan Rencana Detail Tata Ruang (RDTR) kabupaten.


“Estimasi anggaran yang diserap untuk pembangunan Sekolah Rakyat ini mencapai Rp 6,5 miliar,” ungkap Eman saat meninjau langsung kesiapan lahan, Kamis (22/1/2026).


Sadar akan potensi dampak sosial pembangunan, Pemkab Majalengka menyiapkan strategi khusus agar aktivitas warga tidak terganggu. 


Eman menjelaskan, pihaknya bakal membuka jalur logistik alternatif sepanjang 170 meter guna menghindari kerusakan jalan lingkungan akibat kendaraan berat.


Menariknya, pemerintah daerah akan menyewa lahan milik warga selama satu tahun untuk akses kendaraan proyek dari area POM. 


“Langkah ini dibiayai melalui Dana Belanja Tidak Terduga (BTT). Ini bentuk komitmen kami agar program strategis nasional ini berjalan lancar tanpa mengusik kenyamanan masyarakat,” tegasnya.


Tak berhenti di Sekolah Rakyat, Majalengka ternyata tengah membidik peluang yang lebih besar. 


Kabupaten ini berpotensi dipercaya pusat untuk membangun Sekolah Terpadu yang mencakup jenjang SD, SMP, hingga SMA dengan kapasitas fantastis mencapai 1.000 siswa. 


Namun, proyek ambisius ini memerlukan lahan yang jauh lebih luas, yakni sekitar 30 hektare.


Eman menekankan bahwa kunci keberhasilan program lanjutan ini ada pada profesionalisme daerah. 


Ia menginstruksikan seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) untuk menjaga sinergi, terutama dalam urusan administrasi dan perizinan.


“Kepercayaan Pemerintah Pusat adalah taruhannya. Kita harus membuktikan bahwa Majalengka siap secara administrasi maupun lapangan agar tidak ada keterlambatan,” pungkasnya optimis. [infomjlk]


Dapatkan Update Berita

BERITA LAINNYA