ESQNews.id, JAKARTA - Sejak minggu terakhir bulan Desember 2019 sampai dengan minggu pertama Januari 2020 media mainstream dan media on line nasional dan internasional memberitakan bahwa di kota Wuhan, Tiongkok ditemukan pasien-pasien pneumonia (radang paru-paru) berat yang belum diketahui penyebabnya. Jumlah pasien semula berjumlah 27 orang telah meningkat menjadi 44 orang.
Himbauan dari Kemenkes RI pada masyarakat diminta untuk tetap tenang, tidak panik, dan mencermati hal-hal sebagai berikut:
- Gejala umum dari pneumonia adalah demam, batuk, dan
sukar bernafas. Jika merasakan gejala penyakit seperti ini agar segera berobat
ke Puskesmas / Rumah Sakit / Fasilitas Pelayanan Kesehatan terdekat.
- Agar tetap sehat, hendaknya masyarakat menerapkan
perilaku hidup bersih dan sehat setiap hari dan berkelanjutan dengan:
. Makan makanan bergizi, menu seimbang, cukup buah sayur.
. Melakukan aktivitas fisik minimal setengah jam setiap hari.
. Cukup istirahat dan segera berobat jika sakit.
<more> - Bagi masyarakat yang akan melakukan perjalanan ke
Tiongkok, termasuk ke Hongkong, Wuhan, atau Beijing, agar:
. Memperhatikan perkembangan penyebaran penyakit ini di Tiongkok atau berkonsultasi dengan Dinas Kesehatan atau Kantor Kesehatan Pelabuhan setempat.
. Selama di Tiongkok agar menghindari berkunjung ke Pasar Ikan atau tempat penjualan hewan hidup.
. Jika dalam perjalanan merasa berinteraksi dengan orang dengan gejala demam, batuk, dan sukar bernafas atau jatuh sakit dengan gejala yang sama, agar segera berobat ke Fasilitas Pelayanan Kesehatan terdekat.
. Jika setelah kembali ke Indonesia menunjukkan gejala demam, batuk, dan sukar bernafas agar segera berobat. - Memperhatikan informasi yang disampaikan Dinas Kesehatan setempat dan Kementerian Kesehatan RI.