ESQNews.id, JAKARTA - Pemerintah Kota (Pemkot) Dumai Provinsi Riau dengan bangga menerima 2 Penghargaan sekaligus dari ACT Consulting International. Keseriusannya dalam implementasikan Core Values ASN yang baru yakni BerAKHLAK, Pemkot Dumai berhasil meraih Juara 1 Nilai "Harmonis" serta Top 10 Nilai “Kolaboratif."
Penganugerahan tersebut diberikan langsung oleh Dr. (H.C) Ary Ginanjar Agustian (Founder ACT Consulting International) kepada Muhammad Syafie, S.Sos., M.Si (Asisten Administrasi Umum) dan Arnold Jayendra, SE., MM (Bagian Organisasi) pada tanggal 13 April 2023 di lantai 24, Menara 165, Jakarta.
"Ini suatu nikmat yang luar biasa bagi kami Pemkot Dumai. Tentu ini akan menjadi evaluasi dan memicu kami ke depannya bagaimana melakukan yang lebih baik lagi," kata Muhammad Syafie.
Menurutnya pengukuran (alat ukur) dari ACT Consulting International akan dijadikan landasan perbaikan dan peningkatan Pemkot Dumai. Harapannya Pemkot Dumai bisa terus bersinergi lagi dengan ACT Consulting International.
"Core Values BerAKHLAK ini juga sebenarnya menjadi salah satu alat ukur kami atau penilaian sebagai pemerintah daerah. Dengan adanya penilaian tersebut tentu sangat termotivasi bagaimana ke depan kami bisa mengetahui kemampuan BerAKHLAK ini."
Dijelaskan olehnya, bahwa Pemkot Dumai juga sedang membangun 6 sektor upaya yang akan digiatkan. Salah satunya BerAKHLAK ini.
"Pulang dari sini saya akan memberikan pemahaman kepada pimpinan untuk membangun komunikasi lagi bersama Pak Ary dan timnya," ucap pria dengan baju batiknya yang rapi.
"Mudah mudahan dengan Dumai yang mewakili 12 kabupaten kota di Riau ini bisa memotivasi yang lainnya. Tentu kami di Pemerintah berbenah dulu. Setelah kami siap dan mantap baru kami bisa men-sosialisasikan, membawa kabupaten kota lainnya dalam merespon lebih baik lagi BerAKHLAK ini," tutupnya.
<more>
Piala dan piagam penghargaan dengan bangga diterima oleh perwakilan dari Pemkot Dumai.
Dihadapan Asisten Administrasi Umum dan Bagian Organisasi yang hadir, Ary menjelaskan bahwa pengukuran ini dilakukan secara objektif oleh lembaga eksternal (ACT Consulting International) melalui metode OCHI (Organization Culture Health Index).
"Pemkot Dumai patut diapresiasi karena bersedia diukur budaya kerjanya secara transparan oleh kami. Dan bukan menilai serta mengukur diri sendiri yang umumnya terjadi di beberapa perusahaan yang bisa bersifat subjektif."
"Alat ukur ini resmi digunakan secara Nasional oleh Pemerintah (KemenpanRB) terhadap 700 Kementerian dan Lembaga pusat dan daerah dengan total 4,5 juta ASN," sambung Ary.
Dibacakan oleh Motivator Nasional terkait hasil pengukurannya, Nilai Harmonis dan Kolaboratif di Pemkot Dumai secara konsisten memiliki angka indeks yang lebih tinggi dari rata-rata 360 Pemkot se-Indonesia. Bahkan sampai juara 1.
"Semoga bisa dipertahankan bahkan ditingkatkan ya. Karena di akhir tahun akan diumumkan lagi hasil pengukuran seperti ini, sehingga berkala setiap tahunnya," kata Ary.
Ia berharap, "Mudah mudahan penghargaan ini bisa memberikan semangat kepada para ASN di sana."





