ESQNews.id, JAKARTA – Menurut akun @zaidulakbar, bahwasannya
jurnal ilmiah berbasis studi proteomic merambah
ke bidang masak-memasak.
Hal itu telah dilakukan penelitian untuk melihat pengaruh proses pemasakan terhadap
komposisi zat gizi beberapa bahan pangan
sumber protein baik hewani maupun nabati.
Tujuan dari penelitian
tersebut adalah untuk melihat perubahan profil protein (Asam Amino) yang
dikandung dari bahan makanan melalui proses memasak, yaitu:
1. Pemanggangan/bakar
2. Penggorengan
3. Microwave
4. Rebus
5. Steam
Dibandingkan dengan
makanan mentah (raw food).
Hasil penelitian
menunjukkan adanya perubahan profil protein (Asam Amino) dari sumber bahan
makanan hewani maupun nabati berdasarkan proses memasaknya.
Urutan no. 1 yang utuh sampai no. 6 yang mengalami banyak kerusakan protein (asam
amino).
1. Raw food
2. Steam (kukus)
3. Rebus
4. Microwave
5. Goreng
6. Panggang/bakar

<more>

Dokter Zai menegaskan kepada ibu-ibu JSR nan shalihah, bahwa prioritaskan lebih sering mengolah makanan dengan cara no. 1-3. InsyaAllah bahan makanan yang diolah dengan cara tersebut masih kaya nutrisi.
“Jadi kalo telur ceplok gimana? Telor dadar? Nasi goreng pake telur? Inget baik-baik pesan di atas yaaa kalau mau sehat perbanyak makanan yang masih tinggi kandungan nutrisinya.”





