ESQNews.id, JAKARTA - Pengelola Taman Margasatwa Ragunan, Jakarta Selatan menyiapkan sebanyak 10 titik lokasi parkir untuk mengantisipasi lonjakan kendaraan selama perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru).
“Dalam rangka mengantisipasi lonjakan kendaraan, TMR telah menyiapkan lebih dari 10 titik lokasi parkir di dalam kawasan,” kata Kepala Unit Pengelola Taman Margasatwa Ragunan Endah Rumiyati di Jakarta, Rabu.
Endah mengatakan pengaturan arus masuk dan keluar kendaraan disusun untuk meminimalkan terjadinya sistem rekayasa lalu lintas (contraflow).
Selain itu, akan diterapkan rekayasa lalu lintas berupa sistem buka-tutup dan pengalihan arus apabila terjadi stagnasi kendaraan.
“Untuk itu, kami imbau masyarakat agar menggunakan transportasi umum guna mengurangi kepadatan lalu lintas menuju kawasan Taman Margasatwa Ragunan,” ucapnya, [Jktinfo].
Ragunan turut mengajak masyarakat untuk menikmati suasana liburan Natal dan Tahun Baru di Taman Margasatwa Ragunan dengan keindahan alam serta keunikan satwa langka yang ada, sambil bersama-sama menumbuhkan kepedulian terhadap pelestarian satwa dan lingkungan.
Pengelola Taman Margasatwa Ragunan, Jakarta Selatan mempertimbangkan membangun tempat parkir bertingkat di luar area kawasan kebun binatang tersebut.
Rencananya seluruh kendaraan nantinya akan berada di sisi luar area kawasan, sehingga kendaraan tidak bisa masuk ke dalam taman margasatwa tersebut.
Nantinya, bagian dalam area Taman Margasatwa Ragunan hanya akan menjadi kawasan konservasi satwa.
Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta akan menyiapkan rekayasa lalu lintas berupa sistem satu arah (one way) di kawasan Taman Margasatwa Ragunan, Jakarta Selatan, guna mengantisipasi kepadatan lalu lintas saat lonjakan wisatawan pada masa liburan Natal dan Tahun Baru 2026 (Nataru).
Skema “one way” akan diterapkan secara situasional. Dishub DKI bersama kepolisian dan instansi terkait akan terus melakukan pemantauan arus lalu lintas selama masa libur Nataru.


