ESQNews.id, JAKARTA – Gazan Azka Ghafara, pemuda 20 tahun
dibalik Zanana Chips. Ia memulai usaha sejak usia 16 tahun. Namun selalu
berakhir dengan bangkrut karena kurangnya ilmu dan pengalaman berwirausaha.
Kemudian dengan semangat, doa, harapan, dan sisa uang yang
ia miliki saat itu sebesar Rp 1.050.000, Gazan memulai bisnis untuk yang
kesekian kalinya, yaitu keripik pisang Zanana Chips pada tanggal 28 November
2013.
Tidak mau mengulangi kesalahan yang sama seperti bisnis
sebelumnya, Gazan memulai bisnisnya dengan meriset resep terbaik dengan
tangannya sendiri. Ia mencoba mencampur berbagai bahan-bahan yang ia dapat dari
banyak tempat sampai ia mendapatkan cita rasa bumbu yang pas.

Kurang lebih 1 bulan setelah mencoba-coba, Gazan menemukan resep bumbu coklat pertamanya. Untuk lebih meyakinkan dirinya, ia mulai memproduksi keripik pisang coklat dan dikemas dengan plastik biasa. Ia berniat menjual produknya itu dengan harga murah Rp 10.000 untuk mendapatkan feedback dari pasar yang akan membuat cita rasa keripik pisangnya sempurna.
Selama lebih dari 2 bulan, Gazan menggunakan strategi harga murah, gratis ongkos kirim, dan tanpa minimum order dengan tujuan agar banyak orang yang berani mencoba dan memberinya masukan untuk menyempurnakan produknya. Hujan dan panasnya terik matahari tak membuatnya lelah untuk mengantar produknya ke tangan konsumen.




