Senin, H / 02 Februari 2026

Pariwisata Majalengka Mulai Pulih! Tingkat Hunian Hotel Naik Signifikan, Mencapai 36,60%

Sabtu 01 Nov 2025 18:56 WIB

Editor :EDQP

Tangkapan Layar

Foto: Infomjlk

ESQNews.id, MAJALENGKA - Sektor pariwisata dan akomodasi di Kabupaten Majalengka menunjukkan sinyal pemulihan yang kuat. Data terbaru Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat Tingkat Penghunian Kamar (TPK) gabungan hotel bintang dan nonbintang melonjak signifikan, mencapai 36,60% pada Agustus 2025.


Angka impresif ini menandai kenaikan tajam sebesar 6,68 poin dibandingkan Agustus 2024 yang hanya 29,92%, serta meningkat 3,19 poin dari bulan sebelumnya, Juli 2025 (33,41%).


Kepala BPS Majalengka, Joni Kasmuri, menilai kenaikan TPK ini adalah indikasi positif dari geliat ekonomi lokal.


“Peningkatan TPK menunjukkan meningkatnya permintaan akomodasi. Hal ini tidak hanya dipengaruhi oleh pergerakan wisatawan domestik, tetapi juga geliat kunjungan bisnis dan kegiatan lokal,” jelas Joni [infomjlk.com].


Kenaikan ini didorong oleh performa cemerlang dari hotel berbintang, yang TPK-nya mencapai 38,83% pada Agustus 2025. Segmen ini mengalami kenaikan 6,06 poin secara tahunan, menunjukkan bahwa wisatawan semakin tertarik pada fasilitas dan layanan yang lebih lengkap.


Menurut Kasmuri, hotel bintang cenderung stabil dalam menarik tamu, bahkan setelah mencapai puncaknya di 43,34% pada April 2025.


Sementara itu, hotel nonbintang juga mencatat tren positif meskipun dengan laju yang lebih moderat.


TPK hotel nonbintang mencapai 32,37%, meningkat 4,86 poin dari tahun sebelumnya. Ini membuktikan bahwa segmen akomodasi yang lebih terjangkau tetap menjadi pilihan penting bagi pasar, meskipun tren kenaikannya lebih lambat dibanding hotel bintang.


Selain hunian, rata-rata lama menginap (ALOS) tamu di hotel gabungan ikut mengalami peningkatan, dari 1,02 malam pada Agustus 2024 menjadi 1,13 malam pada Agustus 2025.


Kenaikan ini didominasi oleh wisatawan domestik. Tamu asal Indonesia di hotel bintang kini rata-rata menginap 1,19 malam, jauh lebih lama dibanding rata-rata 1,04 malam pada tahun sebelumnya.


Di hotel nonbintang, rata-rata lama menginap tamu domestik tercatat 1,03 malam. Pola menginap wisatawan asing relatif stabil, yaitu 1,00 malam di kedua jenis hotel.


Secara tahunan, kinerja TPK gabungan sempat mengalami pasang surut, dengan titik terendah di Maret 2025 (26,81%) sebelum melompat tinggi pada April 2025 (40,35%). Pencapaian 36,60% pada Agustus 2025 ini menunjukkan Majalengka berhasil menjaga momentum pemulihan dan stabilitas sektor pariwisatanya.


Dapatkan Update Berita

BERITA LAINNYA