ESQNews.id, JAKARTA – “Jangan berkecil hati dan pesimis dalam berhaji, tetaplah berdoa dan berupaya agar dapat mewujudkan niat suci ke Baitullah, Mekkah. Percayalah, niat tulus yang dibarengi dengan doa dan usaha optimal akan membawa kamu pada hasil yang indah” – itulah postingan dari ESQ Tours di akunnya pada Rabu 18 Mei 2022.
Kata mampu memiliki perkembangan secara makna. Tidak hanya
sebatas mampu secara finansial saja.
Dalam bahasa Arab, ada kata “Istitho’ah” dimana kata
tersebut menjadi syarat wajib Haji yang berarti mampu.
Makna “mampu” dari kata Istitho’ah sangatlah luas, tidak terpaku pada biaya atau finansial semata.

Adapun perkembangan makna kata Istitho’ah versi ESQ Tours di antaranya:
>> Mampu secara fisik untuk melakukan rukun haji. Dalam keadaan sehat, tidak sedang sakit.
>> Mampu secara kesempatan, selagi diberikan kehidupan oleh Allah SWT untuk bernafas, maka berupaya lah agar dapat berhaji.
“Allah SWT tidak memilih dan memilah siapa saya yang mampu berhaji, namun MEMAMPUKAN siapa saja yang niat dan mau berupaya melaksanakannya” – ESQ Tours.



