ESQNews.id, JAKARTA - Pernah merasa lelah, bukan karena pekerjaan… tetapi karena rasa bersalah?
Rasa bersalah bukan tanda hati rusak. Justru itu pertanda iman masih hidup.
Yang membuat berat adalah ketika terlalu lama tenggelam dalam penyesalan.
Seperti berjalan sambil terus menoleh ke belakang. Langkah menjadi lambat, arah pun kabur.
Ramadhan hadir untuk menata ulang jiwa yang lelah. Puasa melatih menahan emosi, meredam reaksi, dan memberi ruang agar hati bisa bernapas kembali.
Jika ada penyesalan, jangan berhenti di situ. Bangkitlah dengan taubat. Karena Ramadhan adalah bulan kembali kepada Allah.
Jangan tenggelam dalam rasa bersalah. Perbaiki langkah.
Allah tidak menunggu kesempurnaan, tetapi menanti hamba yang mau kembali dan pulang.
