ESQNews.id, JAKARTA - Perhatikan. Di balik ketenangan ini, memang ada kedamaian. Namun kedamaian itu bukan tanpa dasar. la lahir dari sebuah keseimbangan, sebuah titik kestabilan.
Dalam ilmu, kita mengenalnya sebagai kondisi stabil. Tetapi di balik stabilitas itu, tersimpan energi yang besar.
Jika keseimbangan ini terganggu, jika "timbangan" mulai diubah, maka energi itu bisa berubah menjadi gelombang yang dahsyat.
Seperti air yang tenang, ia terlihat damai. Namun ketika batasnya dilanggar, ia bisa menjadi air bah.
Inilah makna yang diingatkan kepada kita. Jangan mengurangi timbangan. Jangan merusak keseimbangan yang telah Allah tetapkan.
Keseimbangan ini bukan hanya dalam dimensi alam, tetapi juga dalam kehidupan sosial. Apa yang terjadi di dunia hari ini adalah cerminan dari terganggunya keseimbangan tersebut.
Namun kita berharap, dari semua dinamika ini akan lahir kembali keseimbangan. Bukan keseimbangan dalam ketakutan, tetapi keseimbangan dalam keadilan dan kedamaian.
Salam damai dari Tasmania.
