ESQNews.id, JAKARTA - Dalam rangka membangun karakter pegawai di lingkungan Badan Pengembangan dan Informasi Desa, Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi hadirkan training ESQ dengan pendekatan intelektual, emosional, dan spiritual untuk tingkatkan komitmen pegawai pada organisasi.
Training Pembangunan Karakter ASN BerAKHLAK untuk Badan Pengembangan dan Informasi Desa, Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi ini diinisiasi oleh Sekretaris BPI Kemendesa yakni Fince Decima Hasibuan.
Fince mengaku telah mengikuti training ESQ sebanyak dua kali salah satunya adalah Training Executive, dan merasakan manfaat luar biasa yang ia sebut sebagai wisata spiritual.
“Saya berharap bukan hanya diri saya yang mendapatkan hal ini, menjalani kehidupan dengan seimbang antara tiga kecerdasan yakni intelektual, emosional, dan spiritual. Maka dari itu, hari ini saya mengajak 300 Badan Pengembangan dan Informasi Desa, Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi untuk ikut serta merasakan manfaatnya.” Ujar Fince Decima Hasibuan.
<more>
Acara yang berlangsung selama satu hari dilaksanakan pada hari Jum’at,1 September 2023 yang bertempat di Granada Ballroom, Menara 165, Cilandak, Jakarta Selatan persis ketika training ESQ Executive.
Wisata spiritual ini didesain menyerupai training ESQ Executive sehingga betul-betul perjalanan yang amat mengesankan bagi 300 BPI yang hadir.
Training Pembangunan Karakter ASN BerAKHLAK ini berkolaborasi dengan ACT Consulting International. Karena bagi sebuah organisasi, membangun karakter setiap individu yang terlibat di dalamnya sangatlah penting.
Pembangunan karakter tidak cukup hanya dengan menyampaikan secara intelektual saja, karena pada akhirnya hanya sekedar menjadi pengetahuan.
Karakter tersebut harus dibangun menggunakan EQ dan SQ (emosional dan spiritual) agar muncul nilai-nilai yang bersumber dari sebuah belief system yang kuat, sehingga nilai nilai tersebut menjadi sesuatu yang diyakini sebagai sebuah kebenaran hakiki yang akhirnya akan tercermin menjadi sebuah karakter.
Pelatihan ini bertujuan untuk membangun karakter setiap pegawai yang ada di Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi dengan pendekatan intelektual, emosional, dan spiritual.
Dalam program pelatihan satu hari, ASN BPI Kemendesa akan menemukan alasan terbesar di balik impian yang ingin dicapai dengan grand why dan sesuai dengan employer branding ASN Bangga Melayani Bangsa.
Dipandu oleh Coach Iman, trainer senior ESQ yang menumbuhkan semangat dan pantang menyerah bagi para peserta sehingga akan muncul unstoppable mentality dan energi positif tak terbatas.
Menemukan motivasi dan meaning dari bekerja, bahwa makna spiritual menghantarkan para peserta untuk memahami motivasi dalam bekerja sehingga pegawai mendapatkan spiritual happiness.
Mengenal penciptaan alam semesta dan manusia sebagai makhluk yang tunduk pada Sang Maha Kuasa, dengan mengenali dirinya lebih dalam. Memahami nilai nilai mulia yang ada dalam diri tiap manusia, bahkan mengetahui kekuatan yang menjadi power untuk lebih maju menggunakan TalentDNA.
TalentDNA adalah sebuah alat untuk mengetahui kekuatan dalam diri sehingga akan tumbuh bersinar jiwa yang sudah mengetahui kekuatannya.
“Dengan training ini, saya berharap akan menjadi sosok yang lebih baik karena sudah mengenal siapa saya, kemana saya, dan dimana saya.” Ucap salah satu peserta yang hadir.
Hal ini didapati dari bagian mendefinisikan nilai pribadi dan keselarasan dengan nilai organisasi. Setelah menjawab siapa saya, kemana saya, dan dimana saya akan muncul keselarasan nilai pribadi secara perilaku dengan organisasi.
Terlebih dengan talenta yang dimiliki setelah mengetahui melalui TalentDNA, peserta akan menjadi talenta yang dapat menyelaraskan nilai pribadi dengan nilai organisasi.
“Saya harap, teman-teman yang datang bisa mengambil hikmah dengan menyeimbangkan emosional, spiritual, dan intelektual dalam kehidupan kantor sehari-hari. Bisa diaplikasikan sehari-hari untuk bersama sama memajukan desa tertinggal dan daerah migrasi.” Ucap Sekretaris BPI Kemendesa, Fince.





