Senin, H / 02 Februari 2026

Inilah 5 Provinsi di Indonesia dengan Kematian Tertinggi Akibat Rabies

Rabu 29 Sep 2021 12:26 WIB

Reporter :Endah Diva Qaniaputri

Illustrasi

Foto: alamy.com

ESQNews.id, JAKARTA – Setiap tanggal 28 September 2021 diperingati sebagai Hari Rabies Sedunia. Di tahun ini mengambil tema ‘Biarkan Fakta Bicara, Hingga Takut pun Sirna.’ Menurut Kemenkes RI, setiap 10 menit di dunia, ada seseorang yang meninggal karena rabies.


Rabies merupakan salah satu penyakit zoonosis tertua dan bisa dicegah dengan vaksinasi.


Rabies disebabkan oleh virus rabies (Lyssavirus), menyerang susunan saraf pusat (otak) & dapat mengakibatkan kematian. Rabies menyerang manusia & hewan berdarah panas. Sampai saat ini belum ada pengobatan yang bisa menyembuhkannya sehingga angka kematiannya 100%.




Rabies masih menjadi masalah kesehatan di dunia. Lebih dari 55000 orang per tahun diperkirakan meninggal karena rabies. Sebagian besar kematian tersebut terjadi di Asia dan Afrika, yang mana hampir setengah dari kematian itu menimpa anak-anak.


Di Indonesia, dalam kurun waktu 5 tahun terakhir (2015-2019) kasus gigitan hewan penular rabies dilaporkan berjumlah 404.306 kasus dengan 544 kematian. Kasus kematian ini sekitar 99% kasus ditularkan melalui gigitan anjing dan sisanya ditularkan melalui kucing dan kera.


<more>


5 provinsi dengan kematian tertinggi di antaranya Sulawesi Utara, Kalimantan Barat, Sulawesi Selatan, Sumatera Utara, dan Nusa Tenggara Timur.


Meski rabies bisa menyebabkan kematian saat gejalanya sudah muncul. Namun, rabies bisa dicegah dengan pengenalan dini gigitan hewan liar, pemeliharaan anjing domestik yang tepat, penanganan anjing liar yang benar serta vaksinasi hewan penular rabies terutama anjing di daerah infeksi.


Dapatkan Update Berita

BERITA LAINNYA