ESQNews.id, JAKARTA – Mengambil dari pengalaman hidup sang Owner Menara 165 saat meniti dan mencari arti. Perjalanan penuh lika liku, badai, goncangan. Hal yang ingin didapatkan tidak tercapai. Mungkin itu bisa dibilang sebuah bencana atau ujian.
“Namun sekarang saya paham, bahwa ketika tidak mendapatkan
apa yang kita harapkan, inginkan. Justru ketika itu digabung menjadi satu
kesatuan, dia akan menjadi sebuah puzzle yang penuh arti dan makna,” dalam
postingan IG @ary.ginanjar pada (12/7).
Sebagai contoh, ketika kita tidak diterima saat melamar pekerjaan, ketika tidak diterima di sebuah kampus yang diinginkan, saat itu merasa kecewa seolah hidup tak ada harapan.

- Film Iqro: My Universe, Tontonan Seru nan Mendidik
Jika perasaan kecewa atau sedih bercampur dengan rasa manis,
pedas, asam, pahit getir lahirlah sebuah variasi hidup. Menciptakan kesatuan, kesempurnaan juga keindahan.
Jangan menolak apapun yang terjadi dalam kehidupan karena
hidup adalah sebuah rangkaian. Bukan sekedar 1 foto yang terpisahkan, tetapi 1
episode yang harus kita pahamkan.
Hari demi hari waktu demi waktu yang dilalui itu adalah
bumbu-bumbu yang harus dimaknai dalam sebuah perjalanan. Bagaimana merangkai
sebuah perjalanan agar bermakna? Tanamkan dalam diri rasa sabar dan syukur
terhadap apa yang Tuhan berikan perihal persoalan hidup.
Jalani saja dan nikmati, Sahabat ESQUEEE!!!




