ESQNews.id, JAKARTA – dr. H. Kunkun K. Wiramihardja,
Dipl.Nutr.,MS.,SpGK menulis sebuah
E-book yang disusun oleh Tim Diskusi Ilmiah Dept. IKM FK Unpad berjudul
“Makanan dan Minuman Saat Sahur dan Berbuka Puasa di Bulan Ramadhan.
“Sumber bahan makanan penyusun menu makanan yang harus
dikonsumsi sehari-hari saya ambil dari beberapa ayat suci Al-Quran, sedangkan
aturan makan saat sahur dan buka shaum saya ambil dari beberapa hadist,” tutur
dr. Kunkun.
Kali ini ia membahas tentang makanan yang kita konsumsi saat buka shaum dan sahur. Ia berpendapat bahwa shaum adalah latihan dari Allah SWT agar kita manusia mampu menguasai hawa nafsu termasuk hawa nafsu makan.

“Dengan demikian ketika buka puasa, kita praktekkan penguasaan
hawa nafsu makan tadi. Jangan sampai buka puasa dijadikan arena balas dendam
sehubungan dengan hampir 14 jam mereka yang puasa tidak makan dan tidak minum.”
Ketika buka shaum, ikuti cara Rasul SAW berbuka.
Menurut hadits Annas bin Malik yang diriwayatkan At-Tirmidzi, Rasullullah SAW membatalkan shaumnya dengan Ruthob (kurma basah, kurma yang baru dipanen) kalau tidak ada Ruthob, shaum dibatalkan dengan Thamr (Kurma kering). Jika kedua-duanya tidak ada, Rasul SAW membatalkan shaumnya dengan air.




