ESQNews.id, BANDUNG – Sebuah gerakan besar untuk menjaga kewarasan mental dan kekuatan spiritual tenaga pendidik di Jawa Barat pecah di Politeknik Pariwisata (Poltekpar) NHI Bandung, Jumat (13/3/2026).
Korwil Forum Komunikasi Alumni (FKA) ESQ Jawa Barat secara resmi menutup rangkaian "Training ESQ Peduli Pendidikan" yang diberikan secara gratis kepada 1000 guru se-Jawa Barat.
Puncak acara yang berlangsung dalam 3 batch ini dihadiri langsung oleh Founder ESQ Corp, Prof. Dr. (H.C) Ary Ginanjar Agustian. Kehadiran sang maestro transformasi karakter ini memberikan energi luar biasa bagi 500 peserta yang hadir di lokasi, mulai dari guru SD hingga SMA/SMK se-Jabar.
Keberhasilan acara ini merupakan buah manis dari sinergi berbagai pihak, di antaranya Disdik Jabar, ESQ, FKA ESQ, STIKes Dharma Husada Bandung, UPZ Baznas STIKes Dharma Husada, Quran Cordoba, Nur Quran Indonesia, dan PGRI.
Acara dibuka oleh Sekjen FKA ESQ Pusat, Gita A. Fadilla, dan dihadiri pula oleh Waketum FKA ESQ, Komjen. Pol. (Purn.) Nanan Soekarna. Dari pihak birokrasi, hadir memberikan sambutan di awal batch Ahmad Asikin Spd. M Mpd. (Kabid P3TK) yang mewakili Kepala Dinas Pendidikan Jawa Barat.
Testimoni Peserta
Testimoni penuh optimisme juga datang dari Bisri, guru di SMA Negeri 1 Kota Bandung, yang merasa bersyukur dapat mengikuti seluruh rangkaian Training ESQ hingga akhir dengan lancar.
Baginya, ilmu yang didapatkan selama pelatihan ini menjadi penguat keyakinan akan kebesaran dan keesaan Allah SWT.
"Ilmu yang saya dapatkan sangat luar biasa. Saya merasa semakin yakin akan kekuasaan Allah yang Maha Luas.
Insya Allah, ilmu ini tidak akan berhenti di sini, tetapi akan saya integrasikan ke dalam proses pembelajaran, khususnya bagi anak-anak didik saya, serta rekan-rekan guru dan siswa di SMA Negeri 1 Kota Bandung," ujar Bisri.
Sebagai pembina ekstrakurikuler IKARIS (Ikatan Remaja Masjid), Bisri berkomitmen untuk menularkan nilai-nilai tersebut dengan lebih sistematis.
Ia berencana memperkuat karakter siswa melalui serangkaian kegiatan spiritual, seperti pembiasaan doa sebelum kelas dimulai, pelaksanaan salat Duha, hingga program sedekah rutin setiap hari Senin dan Jumat.
"Melalui kegiatan ini, saya ingin menanamkan pemahaman kepada siswa bahwa kita adalah khalifah Allah di bumi yang harus mencintai Rasulullah dan menjalankan hidup dengan penuh ketakwaan.
Semoga kegiatan-kegiatan luar biasa seperti ini dapat terus berlanjut, bahkan hingga kita dipertemukan kembali dalam keberkahan di masa depan," pungkasnya dengan penuh harap.