Senin, H / 02 Februari 2026

Apindo Siapkan Roadmap Perekonomian untuk Menjadi Perhatian Presiden Terpilih

Kamis 11 Apr 2019 08:13 WIB

Reporter :AA

Wakil Ketua Umum Apindo Shinta W Kamdani (kedua dari kiri)) dalam sebuah acara bincang-bincang di Jakarta, Rabu (10/4/2019).

Foto: antara/aji cakti

Tujuan dari roadmap tersebut antara lain untuk meningkatkan daya saing nasional Indonesia, membangun SDM yang berkompetensi, dan membangun ketahanan nasional.


ESQNews.id, JAKARTA – Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) telah mempersiapkan peta jalan (roadmap) perekonomian untuk diserahkan kepada Presiden terpilih agar aktivitas perekonomian bisa berkesinambungan.


Wakil Ketua Umum Apindo Shinta W. Kamdani mengatakan roadmap disusun berdasarkan hasil survei dan diskusi kepada para pelaku usaha sektor tertentu. Menurut dia, Apindo telah menyusun roadmap sejak tahun 2014 untuk pemerintahan saat ini.


“Kita juga siapkan transisi kebijakan yang harus dilakukan untuk pemerintahan selanjutnya dalam roadmap 2019,” jelas dia dalam diskusi di Jakarta, Rabu (10/4/2019). Shinta menjelaskan roadmap tersebut terdiri dari tiga bagian. Bagian pertama adalah konspetual yang terdiri dari latar belakang studi.


Baca juga : Indonesia Bebaskan Tarif Semua Barang Impor dari Palestina

Kemudian pada bagian kedua terdiri dari masukan dan rekomendasi hasil survei dan diskusi dengan pelaku usaha, dan bagian ketiga berisi matrik rekomendasi kebijakan yang perlu dilakukan. “Setiap isu dalam roadmap akan diangkat dalam sub bagian yang akan dibahas mendalam secara praktikal melalui FGD dan survei,” jelas dia.


Menurut Shinta, responden kuisioner dalam roadmap terdiri dari pelaku usaha berbagai sektor yang berasal dari anggota Apindo. Dia menjelaskan ada lima sektor utama yang dibahas di dalam roadmap tersebut, antara lain pengolahan manufaktur, pariwisata, pangan dan pertanian, energi, serta UMKM.


“Kemudian ada juga isu lintas sektor dari segi makro ekonomi, perbankan dan pembiayaan, ketenagakerjaan, perpajakan, regulasi, dan birokrasi dunia usaha,” urai Shinta. Shinta menjabarkan tujuan dari roadmap tersebut antara lain untuk meningkatkan daya saing nasional Indonesia, membangun SDM yang berkompetensi, dan membangun ketahanan nasional.


Dia menekankan isu ketenagakerjaan menjadi sangat penting dalam meningkatkan daya saing nasional, termasuk memperbaiki keterkaitan dan kecocokan pendidikan dengan industri. “Daya saing harus dimulai dari awal melalui pemenuhan pendidikan karena masih lebih dari 50 persen tenaga kerja kita adalah lulusan SD,” imbuh dia.




Dapatkan Update Berita

BERITA LAINNYA