ESQNews.id, PALEMBANG – Kabar gembira datang dari Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan (Pemprov Sumsel). Pasalnya Provinsi ini raih 2 penghargaan sekaligus dari ACT Consulting International (ESQ).
Piagam dan Piala Penghargaan tersebut diberikan oleh Iman G Herdimansyah (Kader dari Ary Ginanjar Agustian) kepada Gubernur H Herman Deru.
Pemprov Sumsel raih penghargaan dengan kategori Pemprov dengan Indeks Implementasi “Kompeten”. Lalu, kategori Lima Besar Pemprov dengan Indeks Implementasi “Loyal”.
Seremonial itu berlangsung dari salah satu agenda Halal Bihalal dan Seminar Nasional puncak peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2023 Disdik Sumsel, Sumatera Ekspres, dan ESQ resmi dibuka.
Herman Deru hadir langsung dalam kegiatan di Griya Agung, Rabu 24 Mei 2023 tersebut.

Hasilnya dijelaskan oleh Iman termasuk Posisi nomor 1 nya diraih oleh DKI Jakarta. Sumsel mengalahkan Jawa Barat, Jatim, Jateng dan provinsi lain di Indonesia untuk kategori Nilai Kompeten.
Herman Deru sendiri mengaku surprise atas penghargaan yang ESQ berikan kepada Pemprov Sumsel tersebut.
“Ternyata ada yang memonitor kinerja kita yaitu ESQ bersama KemenPANRB,” katanya dalam seminar bertemakan Era Digital, Guru Inovatif dan Berakhlak.
Tak hanya Pemprov Sumsel saja, Kementerian, Lembaga, dan Pemprov se-Indonesia juga diniai.
“Hasilnya mengejutkan,” kata Deru. Sebab, Sumsel mendapatkan dua penghargaan sekaligus.

Board of Expert ESQ Group, Iman Herdimansyah mengungkapkan, dua penghargaan yang diberikan kepada Pemprov Sumsel sangat bergengsi.
Survei dilakukan terhadap 442 lembaga dari 34 provinsi. Menggunakan pendekatan top of mind.
Di Sumsel, survei dilakukan kepada ASN di lingkungan Pemprov Sumsel yang jumlahnya sekitar 12 ribu orang.
“Lebih 3.500 responden ikut survei ini. Sumsel sangat aktif,” bebernya.
<more>
Selain Nilai Kompeten dan Loyal, untuk indeks implementasi Harmonisnya juga di atas rata-rata nasional. Menandakan warga Sumsel guyub.
Menurut Iman, program GSMP yang diinisiasi Gubernur Sumsel telah menyita perhatian Presiden dan Kementerian terkait.
Dia mengungkapkan lima rekomendasi ESQ untuk Sumsel. Yakni perlunya pengambilan Cut Demografi Report indeks BerAKHLAK dan FGD.
Lalu, adanya pembekalan kepemimpinan, pembekalan agen perubahan, internalisasi budaya kerja BerAKHLAK serta monitoring dan evaluasi.
Di akhir seminar, ada tiga guru yang bertanya seputar materi yang disampaikan Coach Iman.
Sebelumnya, di awal pembukaan, Founder ESQ, Dr. (HC) Ary Ginanjar Agustian menyampaikan core values BerAKHLAK. BerAKHLAK adalah fondasi moral untuk Indonesia maju.
“Ini sejalan dengan instruksi Presiden yang harus dipegang teguh dan dijalankan. Pemprov Sumsel jadi role model bagi yang lain,” tandasnya.

Pelaksana tugas (Plt) Kepala Disdik Sumsel, H Sutoko, mengatakan, selain sebagai puncak peringatan Hardiknas 2023 di Sumsel.
Seminar ini jadi momen yang baik menunjukkan sinergitas kepala sekolah, wakil dan para guru dari tingkat pusat, provinsi dan kabupaten/kota.
“Dalam hal ini, kepala sekolah dan guru bersama-sama, bahu membahu memajukan dunia pendidikan Sumsel sesuai program Pemprov dan pemerintah pusat,” imbuhnya.
Para guru hendaknya bisa memanfaatkan kesempatan baik ini sesuai program Mendikbudristek yakni Merdeka Belajar.
Bidang SMK Disdik Sumsel menyambut baik seminar hari ini.
“Kegiatan ini sangat positif untuk menambah pengetahuan para kepala sekolah dan guru di Sumsel,” ujar Kepala Bidang SMK Disdik Sumsel, Mondyaboni.




