Anak-anak hanya dibangun kemampuan kognitifnya dengan belajar aspek akademis semata, sedangkan kemandirian kurang dibangun karena mengandalkan Pembantu Rumah Tangga (PRT).
Kondisi ini berbeda dengan negara-negara Barat. Di sana, gaji pegawai domestik sangat tinggi, jarang ada keluarga yang mempekerjakan PRT. Walhasil, anak-anak sudah dilatih kemandirian sejak dini.

<more>
Beberapa sekolah memberikan pelajaran home carrier, agar siswa-siswi profesional dalam mengelola pekerjaan rumah tangga. Mereka belajar bagaimana memasak praktis dan bergizi, mengatur lemari pakaian untuk empat musim, membersihkan rumah, juga mengatur barang-barang di gudang.
Di sebuah sekolah usia dini, saat bermain bebas disediakan berbagai alat permainan, di antaranya tempat mencuci piring, mencuci pakaian, membersihkan mobil, memandikan bayi, dan lain-lain.
Anak-anak usia 2-3 tahun pun dengan senang dan serius melakukan kegiatannya. Mungkin kelihatannya sepele, namun sangat penting untuk kehidupan masa depan mereka.
(Dikutip dari buku Mendidik Karakter dengan Karakter karya Ida S. Widayanti)




