Senin, H / 02 Februari 2026

Tadabur Surah An-Nas

Selasa 12 Apr 2022 09:12 WIB

Reporter :EDQP

Mushlihin (Guru SMP Negeri Karanggeneng Lamongan)

Foto: Dokumen Pribadi Mushlihin

Oleh: Mushlihin (Guru SMP Negeri Karanggeneng Lamongan)


ESQNews.id, JAKARTA - Alhamdulillah saya dapat mengikuti tadabur surat An-Nas. Saya memperoleh ilmu dari para Sahabat Pena Nusantara seperti Prof. Imam Suprayogo, Prof. Husein Aziz, Dr. Nasaruddin Idris Jauhar, Dr. Fathur Rohman, ustaz M. Husnaini dan Muhammad Ali Imran. Khususnya apa yang dikatakan, dilakukan, dan diperintahkan ayat 1-6. Lagian saya mendengar ceramah Prof. M. Quraish Shihab dan membaca buku Dr. Aidh Al-Qarni tentang tafsir An-Nas.


Surat ke 114 ini menyiratkan kita harus berlindung kepada Allah. Tiga sifat Allah yaitu Tuhan manusia, raja manusia dan sembahan manusia. Utamanya dari kejahatan setan. Kita pun kudu membentengi diri dari bisikan yang tersembunyi ke dalam hati. Baik yang dilakukan golongan jin maupun manusia atau kita sendiri. Alias musuh dari luar dan dari dalam yang mengajak berbuat jahat.


Sejujurnya kita telah mengetahui. Sesungguhnya orang yang selalu membaca kitab Allah, mendirikan salat, dan berinfak secara diam-diam atau terang-terangan merupakan perniagaan yang tidak akan merugi. Faktanya kita lebih suka membaca selain Alquran. Kalaupun mau membaca Alquran itupun beberapa menit. Sementara membaca WA, kuat berjam-jam. Begitu pula kita merasa berat mendirikan salat. Kalau tidak berat, kadang ditunda-tunda. Kalau tidak ditunda, kadang berlaku riya. Selain itu kita eman menafkahkan sebagian rezeki. Kalaupun mau berinfak, pilih uang recehan. Bahkan sesuatu yang tidak kita sukai.


<more>


Membaca surah An-Nas merupakan salah satu cara mengusir setan. Agar meraih kecintaan terhadap Alquran, ketika hendak membacanya mohonlah perlindungan kepada Allah dari setan yang terkutuk (An-Nahl:98). Sementara supaya salat tidak terasa berat.


Abu Dawud dan An-Nasai meriwayatkan, "Bacalah surat An-Nas 1x setiap sebelum dan selesai salat, kecuali setelah salat magrib dan subuh dibaca 3x. Membaca An-Nas bakda salat seperti mengusap cermin hati yang telah disinari cahaya sehingga semakin mengkilap." Abu Dawud menambahkan bahwa Surat An-Nas seyogyanya dijadikan zikir pagi dari subuh sampai terbitnya matahari. An-Nas cocok dibaca di sore hari bakda asar sampai terbenamnya matahari untuk membentengi diri.


Aisyah juga meriwayatkan bahwa Rasulullah membaca An-Nas tatkala sakit. Beliau pun saat hendak tidur di ranjangnya pada setiap malam, menggabungkan kedua telapak tangannya. Lalu meniupnya dan membacakan An-Nas sebanyak 3x. Kemudian diusapkan ke tubuhnya, mulai kepala hingga kaki. Maka setan dari golongan jin akan lari.


Tantangan terberat adalah bagaimana mengatasi setan manusia. Misalnya orang kafir, ateis, penyeru ajaran batil, pornografi, penyair yang rusak, penyebar hal cabul, penulis bayaran yang memusuhi Islam, pemilik modal yang mendanai berbagai kemaksiatan dan penghancur generasi umat.


Ulama menasihatkan bahwa bertemanlah dengan orang saleh lagi baik. Pertemanan tersebut akan menjauhkan setan manusia. Orang yang jahat akan selalu menghindar dari orang yang baik. Sedangkan orang yang buruk akhlak tidak akan senang dengan orang yang saleh.


Kesimpulannya adalah kalau minta perlindungan, mintalah kepada Allah. Hati-hati, musuh atau kejahatan dari dalam alias nafsu lebih berbahaya. Di samping ada godaan dari jin dan manusia lainnya.


Dapatkan Update Berita

BERITA LAINNYA