Jumat, H / 17 April 2026

SAAT MAKNA TAK IKUT SERTA

Kamis 12 Mar 2026 07:14 WIB

Editor :EDQP

Ilustrasi

Foto: Freepik

ESQNews.id, JAKARTA - Mengapa Ramadhan terasa cepat berlalu tanpa makna?

Sering kali ada “kebocoran” yang terjadi tanpa disadari.

Waktu yang disia-siakan, lisan yang sibuk pada hal tak berguna, dan perhatian yang habis untuk persoalan-persoalan sepele.

Seperti ember yang bocor. Sebanyak apa pun air dituangkan, ia tidak pernah benar-benar penuh.

Puasa hadir bukan sekadar menahan lapar dan dahaga, tetapi melatih untuk menutup kebocoran itu, satu demi satu.

Jagalah waktu, karena ia tidak pernah kembali. Ramadhan tidak pernah berkurang, kitalah yang sering menyia-nyiakannya.

Selama masih ada waktu, tutuplah kebocorannya. Jangan biarkan Ramadhan pergi… tanpa meninggalkan makna.

Dapatkan Update Berita

BERITA LAINNYA