Pelemahan rupiah tersebut ditenggarai dari gejolak perekonomian dunia. Beberapa efek perang dagang yang diluncurkan AS menjadi penyebabnya.
ESQNews.id, JAKARTA - Nilai tukar Rupiah terhadap Dolar Amerika Serikat $AS terus masih terus melemah. Sempat menguat di tanggal 26-27 Agustus, Rupiah kembali melemah di angka 14.600 per dolar di tanggal 28 Agustus.
Kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) Bank Indonesia (BI), rupiah dipatok di angka 14.614 per dolar AS, melemah jika dibandingkan dengan patokan pada hari sebelumnya yang ada di angka 14.610 per dolar AS.
Pelemahan rupiah tersebut ditenggarai dari gejolak perekonomian dunia. Beberapa efek perang dagang yang diluncurkan AS menjadi penyebabnya.
Mata uang Turki, Lira juga sempat melemah memberikan dampak secara tak langsung untuk mata uang Asia lainnya. Setelah beberapa saat melemah, kini Dolar AS kembali menguat terhadap beberapa mata uang Eropa lainnya seperti Euro, Pound dan Dolar Australia.
Hal tersebut kembali menekan mata uang di wilayah Asia, termasuk Rupiah.





