"Coaching takes you from where you are to where you want to be"
ESQNews.id, JAKARTA - Tanggal 14 Maret 2020 telah berlangsung Practical Coaching for Parents di lantai 18, Menara 165, Cilandak. Peserta yang hadir sangat menggebu-gebu saat mempraktikkan setiap sesinya.
Dipandu langsung oleh para lisensi dari Ary Ginanjar Agustian. Coach Arief, Coach Risman, Coach Venny, sekaligus Coach Ida S. Widayanti sebagai ahli parenting.
<more>
Mengapa perlu adanya ilmu coaching khususnya bagi orangtua terhadap anaknya?
Karena banyak sekali peristiwa yang terjadi pada anak-anak di era VUCA ini akibat dari perilakunya. Tentu saja membuat miris kebanyakan orang.
Fenomena yang terjadi dan sudah tersebar luas di media sosial terkait bocah yang sengaja bunuh teman, ketagihan game mobile legend hingga terkapar di Rumah Sakit. ABG pembunuh bocah dan tulis curhatan soal ayahnya.
Anak-anak merokok di sekolah, berkata kasar, tidak percaya diri, berkelahi dan lain sebagainya. Apakah sepenuhnya itu adalah kesalahan sang anak. Tengoklah diri kalian wahai para orangtua, bagaimana cara pengasuhannya kepada sang buah hati?
"Cek ulang apa sih yang terjadi ketika pengasuhan orangtua kita kepada kita. Sehingga secara tidak langsung kita pun lakukan hal yang sama kepada anak kita. Tapi bukan berarti kita menyalahkan pengasuhan mereka. Kita sendiri yang harusnya sadar. Pilih, mau kita biarkan atau selesaikan?" papar Venny dengan tegas.
Maka dari itu diperlukan ilmu coaching untuk senantiasa mendengarkan dan bertanya apa yang ada dalam benaknya. Tak perlu dimarahi, dibentak, diberi nasihat berlebih dengan emosi tinggi dan lainnya. Lakukan reframing dengan (negative to positive):
- Kondisi rapport yang baik
- Melalui pertanyaan ataupun saran
- Ketika melakukan reframing yang perlu diingat adalah mengarahkan pada frame baru yang lebih baik dari sebelumnya.
