ESQNews.id,
JAKARTA – Telah berlangsung Kajian Tahsin Al-Qur’an dengan Metode Bilqis pada 8
Mei 2019. Kajian ini khusus Jemaah wanita, dan Alhamdulillah Akhwat yang hadir
sangat pro aktif untuk belajar membaca Al-Qur’an. Dibawakan langsung oleh
Ustadzah Aas Siti Sholichah di Masjid Ar-Rohim, Menara 165.
Dalam kajian
tersebut kita membahas tartil atau aturan-aturan dalam membaca Al-Qur’an yang
baik dan benar. Ustadzah Aas menjelaskan ada beberapa macam tartil yang harus
kita pahami dan pelajari dalam Al-Qur’an yaitu:
- Makhraj
Memperhatikan Makhraj atau tempat tempat keluar
huruf-huruf Hijaiyah. Umumnya tempat keluar huruf-huruf Hijaiyah tersebut
dibagi menjadi 5 bagian yaitu: rongga mulut, tenggorokan, lisan
(langit-langit), kedua bibir, dan batang hidung. Ustadzah Aas memaparkan bahwa
di dalam Makhraj terdapat 2 lafaz yang berbeda yaitu lafaz Arab dan lafaz
Indonesia.
- Tajwid
Membaca Al-Qur’an tentu tak lepas dari dari yang namanya tajwid. Kita harus
memperhatikan hukum membacanya bila huruf satu dan yang lainnya bertemu.
- Bernafas
Membaca panjang dan pendeknya ayat di dalam Al-Qur’an perlu yang namanya
melatih atau mengatur nafas kita. Tujuannya agar nafas kita kuat membaca
satu ayat Al-Qur’an sekaligus dalam sekali hembusan nafas. Caranya adalah
duduk dengan kedua kaki dilipat ke belakang (seperti sinden) kemudian
buang nafasnya ke bawah, lalu hirup dan tahan di dalam dada selanjutnya
lantangkan suaranya dalam satu ayat penuh.
- Irama





