ESQNews.id, JAKARTA - Ada kisah dari Coach Rudi. Dulu beliau memilih jurusan medis. Bukan karena cinta jurusan tersebut, tapi karena dianggap aman, mudah dapat pekerjaan, dan membanggakan.
Kuliah dijalani. Pekerjaan diselesaikan. Bukan karena passion, tapi karena dorongan talenta seperti Accountable, Directive, Decisive, dan Competitive.
Namun di dalamnya, beliau merasa lelah. Karena dunia medis menuntut hal lain: Caring, Flexible, dan Sociable atau kemampuan relasi yang justru bukan kekuatan alaminya.
Di situlah beliau sadar, ini bukan tentang gagal. Tapi tentang belum mengenal diri sendiri. Ketika akhirnya mengenal Talent DNA, semuanya menjadi jelas.
Jangan tunggu lelah dulu baru sadar arah. Yuk Kenali talenta sejak awal.
Klik bit.ly/freeTDNA, mumpung gratis untuk 100 orang pertama selama ramadan.
@talentdna.me
https://www.instagram.com/reel/DWD-kBCEtRR/?igsh=OWkyejRtbjNkN3g0