Para ahli pendidikan mengatakan, salah satu ciri anak cerdas
adalah memiliki rasa ingin tahu yang besar. Anak yang cerdas akan bertanya
banyak hal, karena memang ia ingin tahu jawabannya.
Biasanya, jika anak tersebut bertanya, ia akan mengejar
jawaban orangtua dengan pertanyaan lanjutan, sampai kadang orangtua merasa
kewalahan dalam menjawabnya.
Anak 2-3 tahun sering mengajukan pertanyaan, apa ini dan apa
itu? Pada usia tersebut, anak masih menambah perbendaharaan kata-kata akan
nama-nama benda. Semakin orangtua menjawab, maka anak semakin mengenal banyak
benda.
Menginjak usia antara 3-4 tahun, anak mulai bertanya mengapa begini dan mengapa begitu. Anak mulai belajar sebab akibat. Dengan memberi penjelasan yang akurat, kemampuan berpikir anak akan terbangun.

Saat anak bertanya, berarti ia sedang membuka pintu otaknya
agar dapat memasukkan pengetahuan ke dalamnya.
Pada awalnya, anak memuaskan rasa ingin tahunya dengan bertanya pada orangtua atau orang dewasa di sekitarnya.
<more>
Jika orangtua menjawab dengan benar serta bersemangat dan menyenangkan saat menjawab, anak akan menjadikan orangtua sebagai rujukan utamanya. Sebaliknya, jika orangtua tidak menanggapi, atau menertawakan pertanyaan anak maka lama-lama anak tak lagi berminat bertanya pada orangtua.
(Dikutip dari Buku Mendidik Karakter dengan Karakter Karya Ida S. Widayanti)





