ESQNews.id, JAKARTA - Mengapa hidup terasa sempit, padahal kesempatan begitu luas?
Sering kali bukan karena jalannya tertutup, tetapi karena kita salah memakai “baju kepribadian”.
Mengikuti cara orang lain, meniru jalan hidup orang lain, padahal ukuran dan modelnya berbeda.
Baju yang tidak pas tentu membuat gerak terbatas, terasa tidak nyaman, bahkan menghambat langkah.
Puasa tidak mengubah siapa diri kita. Justru menyingkap siapa diri kita yang sebenarnya.
Di situlah potensi mulai terlihat, bakat mulai dikenali, dan keunikan diri dipahami sebagai amanah dari Allah.
Ramadhan mengingatkan untuk kembali pada fitrah. Menemukan potensi yang dititipkan, dan menjalani hidup dengan keaslian diri.
Temukan talentamu. Jangan salah memakai “baju” lagi.