ESQNews.id, JAKARTA – Jumat (16/7/2021) Ary Ginanjar Agustian (Founder ESQ Group) kembali memposting sebuah video di akunnya. Kali ini ia berbagi tips atau ilmu tentang ‘Honeymoon Spiritual dengan Ilmu PB.’ Selama 10 jam setelah diunggah, videonya telah ditonton sebanyak 6,306 views.

Berikut ini adalah cuplikan kalimatnya yang Ary sampaikan:
Saya menyampaikan lagi kepada Anda tips yang sangat penting.
Dimana tips ini menjadi faktor pembeda antara orang yang merasa sengsara dengan
orang yang merasa bahagia. Yang membuat orang menjadi gagal atau menjadi jaya. Perbedaannya
terletak di prasangka baik. Ini adalah tips yang sangat penting yang kita harus
kuasai.
Apabila kita prasangka buruk. Contoh ketika kita terkena
covid, kita akan merasa bahwa ini adalah akibat kesalahan. Ini adalah sebuah
hukuman. Ini akibat saya tidak hati-hati dan seterusnya. Sehingga saya
menyesali ini.
Maka apa yang kita fokuskan akan berkembang. Sengsara itu
menjadi sebuah derita. Jika derita itu berkepanjangan, akhirnya membentuk fisik
kita. Kemudian kita mungkin bisa gagal bernafas. Atau mungkin sakit kita akan
menjadi lebih parah lagi. Akibat dari apa yang kita fokuskan itu akan
berkembang.
Tetapi kalau kita merubahnya dari prasangka buruk menjadi prasangka
baik, maka sengsara bisa menjadi cinta. Kita merasa bahwa covid ini adalah
sebuah momentum terbaik. Dimana kita bisa honeymoon kepada Tuhan. Kita
honeymoon kepada Allah. Dan pada saat itu terjadi maka kita manfaatkan momentum
itu dengan tahajud, dengan dzikir, tilawah, dan mendekat sampai airmata
bercucuran. Seperti orang yang sedang jatuh cinta.



