Rabu, H / 17 April 2024

Rima Ginanjar Architects. Arsitek Pertama di Indonesia yang Berkomitmen untuk Berikan Interior Design dan Fit Out Zero Carbon

Jumat 02 Sep 2022 07:46 WIB

Reporter :EDQP

Rima Ginanjar, CEO dari PT Biruni Bio Arsitektur (Rima Ginanjar Architects)

Foto: dok. ESQ

ESQNews.id, JAKARTA - Selama beberapa tahun terakhir, banyak pemilik rumah di seluruh dunia telah melihat rumah mereka terancam—atau lebih buruk—oleh banjir, cuaca ekstrem dan lainnya.


Untuk itu, semua industri harus mengurangi emisi gas rumah kaca sebesar 45 persen dalam 10 tahun ke depan untuk mencegah skenario terburuk.


Kita sebagai designer masih bisa berpikir dan tetap memiliki kemampuan untuk mengekspresikan personality dan estetika. Misalnya dengan penggunaan kain serat alam, cat yang rendan VOC, panel seng daur ulang, dan kayu bersertifikat.


Penting untuk diketahui bahwa sebagian besar faktor yang menentukan tingkat emisi CO2 untuk bangunan baru atau pembangunan langsung berada di bawah kendali tim desain; kontraktor hanya membangun apa yang ditentukan oleh arsitek/tim desain. 




Tim desain harus memahami isu seputar perubahan iklim; mereka harus mahir dalam memeriksa dan terlibat dengan pemasok, produsen, dan kontraktor untuk memastikan bahwa bahan dan teknik yang digunakan akan secara radikal mengurangi emisi karbon, kata Rima Ginanjar.


Rima Ginanjar Architects (PT Biruni Bio Arsitektur) hadir untuk menjawab persoalan itu. Rima Ginanjar Architects berkomitmen untuk berikan Interior dan Fit Out Zero Carbon.


<more>


Rima Ginanjar ingin berbagi tips untuk mengurangi emisi karbon terutama di rumah dan kantor kita.


Mengingat, hampir semua aktivitas yang dilakukan setiap hari mengeluarkan emisi karbon. Lakukanlah alternatif perubahan gaya hidup untuk mengurangi emisi karbon. Simak tipsnya yaa!


Yang Pertama, ganti bohlam kamu dengan led light. Hematnya bisa sampai 80% loh. Bahkan hasil riset dari APO Tokyo menyatakan bahwa kalau kamu mengganti semua lampu di rumah dengan led, maka kamu bisa mengurangi emisi karbon kamu sebanyak 6 ton setahun.


Yang Kedua, elektronik yang energinya efisien. Coba deh kalau kamu mau beli barang elektronik pastikan ada logo energy ratingnya. Maka kamu sudah ikut berkontribusi mengurangi emisi karbon.




Bayangkan 2 tips ini saja kamu terapkan, kemudian keluarga kamu juga ikut terapkan. Bahkan orang sekitar kamu turut menerapkannya di kehidupan ini. Maka, dampaknya bakal luar biasa.


Sebagai tambahan, emisi karbon adalah zat berupa gas yang dihasilkan dari aktivitas pembakaran senyawa-senyawa yang mengandung karbon. Gas ini juga menjadi salah satu penyebab dari perubahan iklim dunia dan pada akhirnya berujung kepada pemanasan global atau global warming. Gas tersebut dihasilkan dari cerobong asap pabrik, asap buangan kendaraan, mobil dan lainnya.


Dapatkan Update Berita

BERITA LAINNYA